Buka jam 08.00 s/d jam 17.00 , Minggu libur
Beranda » Artikel Terbaru » Bogor Tanpa Kantong Plastik, Kota Bogor Resmi Melarang Kantong Plastik

Bogor Tanpa Kantong Plastik, Kota Bogor Resmi Melarang Kantong Plastik

Diposting pada 18 July 2019 oleh Produsen Tas Spunbond

bogor-larang-kantong-plastik-bima-arya-walikota-bogor-produsen-tas-spunbond

 

Pernahkah Anda berbelanja di Mall kota Bogor tetapi Anda lupa membawa plastik ? Bisa dipastikan, oleh petugas Kasir Anda diwajibkan membeli kantong spunbond ya.. Kenapa begitu ? karena Pemerintah Kota Bogor resmi melarang penyediaan kantong plastik di ritel modern dan pusat perbelanjaan terhitung mulai 1 Desember 2018.

“Hari ini resmi dimulai Hari Botak (Bogor tanpa Kantong Plastik) se-Kota Bogor,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya dalam pencanangan Hari tanpa Kantong Plastik di Kota Bogor, Sabtu (1/12/2018).

Kebijakan larangan penggunaan kantong plastik di ritel modern dan pusat perbelanjaan itu diatur dalam Peraturan Wali Kota Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pengurangan Penggunaan Kantong plastik.

Ada beberapa peraturan yang mendasari terbentuknya peraturan ini yaitu UU No.18/2008 tentang Pengelolaan Sampah, pasal 19 tentang pengurang sampah rumah tangga dan sejenisnya. Dan pasal 20 tentang pelaku usaha maupun produsen kantong plastik, harus membuat kantong plastik yang ramah lingkungan.

Data dari dinas lingkungan hidup kota Bogor, menyebutkan limbah plastik rumah tangga kota Bogor, yang berupa kantong kreseknya saja, mencapai kurang lebih 1,8 ton per bulan. Ini melatarbelakangi terbitnya peraturan walikota ini.

 

larangan-penggunaan-tas-plastik

Larangan penggunaan tas plastik oleh walikota Bogor

 

Bogor Zero Plastic

Walikota Bogor Bima Arya, menyebutkan, bahwa dalam waktu 6 bulan peraturan ini harus sudah diterapkan secara menyeluruh di semua toko dan toko ritel modern. Semuanya dilakukan secara bertahap, dan nantinya juga akan merambah ke toko dan pasar tradisional. Dan pada tahun 2025 Kota Bogor sudah harus zero kantong plastik, ujar Bima Arya lagi.

Kota Bogor sendiri, saat ini adalah kota keempat di Indonesia, yang melarang penggunaan kantong plastik pada toko dan ritel modernnya. Sebelumnya ada Banjarmasin, Balikpapan,dan Kabupaten Badung (Bali).

Beberapa toko modern juga sudah menyediakan tas yang dijual dengan harga antara Rp 5.000– Rp13.000, untuk mengantisipasi jika para pelanggan tidak membawa tas dari rumah saat berbelanja di toko mereka.

Pelaksanaan sosialisasi yang dilakukan sekitar 150 kali dalam kurun waktu 3 bulan ini, tidak dilakukan oleh pemerintah sendiri. Melainkan bekerjasama dengan masyarakat, komunitas-komunitas lingkungan dan LSM-LSM.

 

tas-plastik-daur-ulang larangan penggunaan plastik

Tas plastik daur ulang

 

 

Hari Batok (Bogor Tanpa Kantong Plastik) 

Menurut Bima, peraturan tersebut telah dikabarkan berbulan-bulan yang lalu, dan kini mulai diterapkan tahap awal di ritel modern dan pusat perbelanjaan.

“Saya bergembira melihat masyarakat senang menyambut ini, dan toko-toko sudah siap,” kata Bima seperti dilansir Antaranews.com.

Ia menyebutkan, Hari Botak atau hari tanpa kantong plastik di Kota Bogor ini disambut baik oleh masyarakat dan peritel.

Beberapa toko yang dikunjunginya Sabtu ini sudah siap menerapkan aturan dengan menyediakan beberapa kantong ramah lingkungan.

 

Tprodusen_tas_spunbond_ramah_lingkungan

 

Kantong Belanja

Ada beberapa macam kantong belanja yang terdapat dipasaran. Ada kantong ramah lingkungan terbuat dari serat singkong, dan ada juga tas belanja dari bahan daur ulang.

Kantong ramah lingkungan ini bisa didapatkan oleh warga di swalayan tempat berbelanja dengan harga bervariasi, antara Rp10.000 hingga 45.000.

“Warga bisa membeli tas belanja lainnya, banyak alternatif, ada tas belanja dari serat singkong, dan daur ulang,” katanya.

Menurut Bima, sebagian besar ritel sudah menerapkan kebijakan tersebut, walau tidak menutup kemungkinan ada beberapa ritel yang masih menggunakan kantong plastik dengan alasan menghabiskan stok yang ada.

Ia mengatakan, tahap awal masih diperbolehkan selama masa sosialisasi, tetapi ke depan akan diberlakukan sanksi bagi yang melanggar kebijakan pemerintah, seperti pencabutan izin, denda dan kurungan.

Selain itu, tahap awal kebijakan ini diberlakukan di ritel modern dan pusat perbelanjaan, menurut Bima, karena lebih siap dibanding pasar tradisional.

 

 

Pengurangan Sampah Plastik

“Karena sekarang yang memungkinkan menerapkan aturan ini baru ritel, kalau tradisonal nanti bertahap, kami coba di tahun mendatang,” katanya.

Bima optimistis kebijakan ini dapat mengurangi jumlah sampah kantong plastik yang ada di Kota Bogor.

Berdasarkan catatannya, jumlah sampah kantong plastik yang dihasilkan dari pusat perbelanjaan mencapai 1,8 ton per hari.

“Jadi hari ini kami akan menuju babak baru di Kota Bogor dan mungkin juga di Indonesia,” kata Bima.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Ellia Buntang, mengatakan, kebijakan larangan penggunaan kantong plastik diyakini bisa mengurangi sampah plastk secara signifikan.

“Dari 23 gerai yang ada di Kota Bogor menghasilkan 1,8 ton per hari kantong plastik dan dengan kebijakan ini kita kurangi secara sifnifikan,” katanya.

Setelah masa itu, maka seluruh toko dan ritel wajib mengikuti aturan tidak menyediakan kantong plastik.

“Mulai Maret 2019 kantong plastik sudah organik total,” katanya.

 

Sesuai berita lansiran detik.com, Sejauh ini Kota Bogor menghasilkan 650 ton sampah perhari. “lima persennya plastik dan 1,7 tonnya merupakan sampah plastik dari pusat belanja modern,” jelas Bima.

Ritel dipilih pertama kali untuk membatasi penggunaan kantong plastik karena saat ini masyarakat banyak memilih berbelanja di pusat perbelanjaan. Dengan peraturan itu, seluruh ritel di Bogor tidak lagi menyediakan kantong belanja plastik sekali pa­kai, pengunjung harus membawa kantung daur ulang sendiri.

Berdasarkan informasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bogor, kebijakan tersebut berhasil mengurangi 41 ton per bulan sampah kantong plastik. 

Pada 1 bulan pertama ditinjau tentang kebijakan pelarangan penggunaan kantong plastik, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor mengatakan masa satu bulan setelah pemberlakuan kebijakan pelarangan kantong plastik di pusat perbelanjaan, ritel dan toko swalayan besar di Kota Bogor efeknya belum signifikan dirasakan.

“Secara efek domino dan perubahan yang signifikan memang kita belum rasakan meski satu bulan larangan penggunaan kantong plastik sudah diberlakukan di Kota Bogor,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor Ellia Buntang pada Kamis, 3 Januari 2019.

Menurut Ellia, secara kasat mata berkurangnya jumlah sampah kantong plastik itu memang tidak terlihat. Namun ia meyakini dampaknya lebih dari itu, “Saat ini efeknya belum terasa, tapi untuk jangka panjang bagi kelestarian alam dan lingkungan akan sangat dirasakan,” kata dia.

 

=====

Tonton juga IIS RAHMAWATI, Mendonasikan 10 Ribu Baju APD | HITAM PUTIH (02/04/20)

Bagikan informasi tentang Bogor Tanpa Kantong Plastik, Kota Bogor Resmi Melarang Kantong Plastik kepada teman atau kerabat Anda.

Bogor Tanpa Kantong Plastik, Kota Bogor Resmi Melarang Kantong Plastik | Produsen Tas Spunbond

Belum ada komentar untuk Bogor Tanpa Kantong Plastik, Kota Bogor Resmi Melarang Kantong Plastik

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Temukan Kami
× Tanya CS Tentang Tas Spunbond
Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan